Posted in Best Friend, Cerita Pendek, Cerpen, Dongeng, Novel, Sahabat, Tak Berkategori, Teman

Petualangan 5 Elemen Part I : Menemukan Pengendali Elemen Tanah

Di lapangan sekolah itu Dina dan Rini saling berhadapan,Dina yang sudah terlanjur marah dan Rini yang mencoba menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
“Michael itu cowok gue!” bentak Dina.

“Gue juga tahu,loe tu salah faham Din…” kata Rini.

“Diem loe! Rasakanlah api kemarahan gue ini,kekuatan api!!!” kata Dina.
Rini yang terkejut sontak mengeluarkan kekuatan elemennya pula.
“Kekuatan air!!!”
Dari telapak tangan Dina keluarlah api,dan dari tangan Rini keluar air. Dan kini merekapun saling menyerang dengan elemen mereka masing masing.
“Kekuatan angin!!!”
Dari kejauhan seseorang mengeluarkan elemen angin,angin itu menghempaskan mereka berdua hingga mereka terjatuh.

Lalu orang itu berjalan mendekti Rini dan Dina,dan ternyata orang itu adalah Rio. Rio adalah orang yang sama seperti Dina dan Rini ia juga adalah seorang pengendali elemen.
“Apa yang kalian lakukan? Dasar bodoh!!! Bagaimana kalau ada yang melihat kita?” kata Rio.

“Maafkan kami kak Rio.” kata Rini.

“Ini semua gara-gara loe Rin…” bentak Dina.

“Kok gue,sudah berapa kali gue katakan gue ngak ngerebut cowok loe Din…” kata Rini.

“Alah dasar penghianat!” kata Dina.

“Diam kalian! Kalau kalian seperti ini terus kaliam akan ketahuan sama manusia,dan jika itu terjadi kalian akan kehilangan kemampuan kalian mengendalikan elemen. Kalian tahu itu kan? Berfikirlah! Sebagai pengguna elemen seharusnya kalian bisa bersikap dewasa,bisa tenang,apalagi hanya karena masalah kecil seperti ini.” kata Rio.

“Maaf kan kami kak.” kata Rini.

“Berjanjilah untuk tidak mengulangi hal yang sama jika ingin aku maafkan.” kata Rio.

“Iya,kami janji.” kata Rini.
Rini melirik ke arah Dina,
“Shut…shut…” kata Rini sambil mengedip-kedipkan mata kanannya.
“Apaan sih orang itu?” tanya Dina dalam hatinya.
“Hehe,iya kak kami janji.” kata Dina.

“Baiklah,aku pegang janji kalian.” kata Rio.
Rio pun pergi meninggalkan mereka berdua.
“Ingat ya,urusan kita belum selesai.” kata Dina sengit.
Dina pun meninggalkan Rini,Kemudian Rini pun meninggalkan lapangan itu.
Sementara itu,
Seseorang di balik pilar itu terus saja menampari wajahnya untuk memastikan apakah yang baru saja ia lihat itu mimpi atau nyata. Orang itu adalah Boy. Dan ternyata benar,Boy kesakitan setelah beberapa kali menampar wajahnya sendiri.
“Ini nyata? Tidak mungkin,sungguh tidak mungkin. Mereka bisa mengendalikan elemen,mereka memiliki kekuatan.” kata Boy.
Boy pun kembali ke kelasnya.
“Darimana saja kamu Boy? Kok lama sekali.” tanya bu guru.

“Dari wc bu,maaf kalau lama.” kata Boy.
Boy pun duduk di bangkunya,selama pelajaran berlangsung ia hanya terus saja memandangi Rini dan Dian yang sekarang ia tahu bahwa mereka itu adalah para pengendali elemen yang terpilih.
Sepulang sekolah,

Diam-diam boy mengikuti Rini dan Dina sampai ke sebuah lapangan.

Disini Rini dan Dina kembali berhadapan,mereka saling memandang sengit. Sementara Boy bersembunyi di balik semak-semak.
“Kekuatan api!”

“Kekuatan air!”
Tiba-tiba…
“Akhhh…!!!” Boy berteriak.
Boy digigit semut merah,semut merah itu adalah semut api.

Rini dan Dina yang hampir saja mengeluarkan elemen mereka masing-masing itu terhenti sesaat lalu melihat ke arah semak-semak itu.
“Siapa disana?” tanya Dina.

“Siapa sih itu.” kata Rini.
Lalu Rini berjalan ke arah suara itu disusul dengan Dina berjalan di belakangnya.
“Kekuatan api!”
Rini mengarahkan tanggannya ke arah semak-semak itu lalu mengeluarkan elemen apinya.
“Jangan Rin…” kata Dina.
Dina yang melihat hal itu mencoba mencegahnya dengan elemen airnya.
“Kekuatan air!!!” kata Dina.
Namun sudah terlambat,elemen api Dina sudah terlanjur melaju ke arah semak-semak itu.

Sementara itu,Boy yang melihat hal itu secara spontan mengarahkan tangannya ke arah api itu melaju dan tiba-tiba tanah di depannya bergerak dan membentuk sebuah benteng. Hingga akhirnya api itu mengenai benteng itu dan hilang seketika.

Boy terkejut,ternyata ia bisa mengendalikan elemen tanah.
“Apa!” kata Dina terkejut.

“I…itu…” kata Rini tertatih.

“Elemen tanah.” kata Dina dan Rini bersamaan.
Lalu Dina dan Rini berjalan ke belakang benteng tanah itu dan mereka sangat terkejut.
“Boy? Loe,pengendali elemen tanah?” tanya Dina.

“Gue…gue gak tahu.” jawab Boy.

“Waaah…gak nyangka ternyata orang yang kita cari ada di dekat kita,dan itu si Boy.” kata Rini tersenyum.

“Tapi…gue… Gue sebenarnya selalu mengikuti kalian,gue selalu melihat kalian saat mengeluarkan elemen-elemen. Gue terkesan,dan ternyata gue juga seorang pengendali elemen. Gue gak nyangka.” kata Boy.

“Selamat bergabung Boy!” seru Rini.
Rini meraih tangan Boy dan mereka bersalaman.
“Yah,mau bangaimana lagi. Selamat bergabung Boy.” kata Dina.
Lalu Dina pun juga meraih tangan Boy dan bersalaman.
Pertarungan antara Rini dan Dina pun kembali terhenti,dan entah kapan akan berakhir. Hal itu terhenti karena mereka akhirnya menemukan anggota baru yaitu penggendali elemen tanah,anggota yang selama ini mereka cari-cari.

Sementara Boy masih di buat terheran-heran dengan yang baru saja terjadi,tentang ia yang bisa mengendalikan elemen tanah itu. Ia mengulangnya berkali-kali dan memang benar tanah-tanah bergerak saat Boy mengarahkan tangannya ke tanah itu. Ia menerbangkan tanah-tanah itu lalu menjatuhkannya lagi ke tanah,kemudian menerbangkannya lagi dan menjatuhkannya lagi.

Bersambung ke bagian 2

Advertisements

Author:

Simple&Friendly

8 thoughts on “Petualangan 5 Elemen Part I : Menemukan Pengendali Elemen Tanah

  1. Ini cerbung kak namanya 😁
    Aku selalu tertarik sm cerita dgn tema seperti ini, petualangan, apalagi yg ada unsur fantasinya kayak gini…
    Ditunggu part selanjutnya 😃

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s