Diposkan pada Cerita Pendek, Cerpen, Cinta, Family, Keluarga, Love, Novel, Tak Berkategori

Bintang Part 3 : Cinta Akan Datang Sendiri


Mirna duduk di sebuah bangku di taman, Adit pun menghampirinya.
“Ada apa kamu suruh aku kesini?” tanya Adit.

“Aku sudah memutuskan, aku akan tinggal di kampung.” kata Mirna.

“Kenapa? bukankah kita akan menikah?” tanya Adit lagi.

“Aku gak bisa, aku gak bisa berbahagia sementara orang lain terluka karena kebahagiaanku. Aku mencintai kamu, tapi aku tak ingin cinta ini menyakiti orang lain.” jawab Mirna.

“Dit, menikahlah dengan Gina, dia sangat mencintai kamu.” kata Mirna lagi.
Mirna pun memeluk Adit, pelukan yang mungkin adalah pelukan yang terakhir kali. Lalu Mirna berjalan menjauhi Adit, akan tetapi Adit berlari mengejarnya dan memeluknya dari belakang.
“Kamu gak bisa kaya gini, kamu gak bisa tinggalin aku begitu saja. Aku mencintai kamu memang belum lama, tapi cinta itu tulus, cinta itu murni.” kata Adit sambil terus memeluk Mirna.
Mirna melepas tangan yang melingkar di perutnya itu, lalu berbalik dan memegangi wajah Adit dengan kedua tangannya. Di tataplah Adit, walau sebenarnya hal ini akan membuatnya semakin sulit melupakan Adit.
“Dit, cinta itu tak hanya berbentuk memiliki, aku tahu kamu pasti tahu maksudku.”

“Aku pergi dulu.” kata Mirna.

 

                               ⭐⭐⭐
Beberapa bulan kemudian…
Di depan cermin, mereka saling di dandani. Gina terlihat sangat cantik dengan menggunakan gaun putih panjang itu. Adit pun begitu, ia semakin terlihat tampan lagi ketika memakai kemeja putih di balut dasi serta jas hitam itu.

Hari ini adalah hari tepat di mana di langsungkannya pernikahan Adit dan Gina. Senyuman menghiasi wajah Gina, karena hari bahagia itu telah tiba. Adit juga terlihat selalu tersenyum, namun bukannya senyum yang sebenarnya, melainkan senyuman palsu. Dalam hatinya ia resah, sejak pertemuan di taman itu ia tak pernah lagi bertemu dengan Mirna.
“Kamu apa kabar, Mir?” tanya Adit dalam hati.
Sementara itu, Mirna tengah berada di teras rumahnya di kampung. Berdiri melihat angin yang menghembus pohon-pohon di depan rumahnya.
“Kamu apa kabar, Dit? apakah kamu bahagia disana?” tanya Mirna dalam hati.
Lalu suara langkah kaki dari belakang terdengar mendekat.
“Neng, masuk yuk! di luar dingin ieu teh.” ajak lelaki itu.

“Iya, kang.” jawab Mirna.
Sepulangnya Mirna ke kampung, ia di lamar oleh Asep, yang tak lain adalah sahabatnya sendiri. Asep tergerak hatinya untuk menikahi Mirna setelah mendengar cerita Mirna. Semuanya terjadi begitu saja, dan pada akhirnya Mirna lah yang harus mengalah dan meninggalkan Adit.

Kini ia mencoba mencintai Asep, walau itu mungkin takkan mudah. “Cinta akan tumbuh sendiri saat dua hati disatukan dalam sebuah ikatan. ” begitu pikirnya.
Selesai.

Iklan

Penulis:

Simple&Friendly

6 tanggapan untuk “Bintang Part 3 : Cinta Akan Datang Sendiri

      1. Iya, tadinya ada 9 bagian. Dan sekarang bagian ke 4-9 ilang gara” draft kehapus. Nanti sepulang kerja saya mau tulis ulang, tapi kalau masih ingat plotnya. Kalau gak ya, paling berhenti disini, terbengkalai seperti cerita Andi dan David Downie.😢😢😢

        Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s