Diposkan pada Cerita Pendek, Cerpen

Merry Christmas and I Love You Part 1


​Hari ini adalah hari minggu, hari dimana seorang melakukan aktifitas ibadah di gereja.
“Tok! tok! tok!” Gracia mengetuk pintu mereka.

“Anak-anak, ayo cepetan nanti kita terlambat lho.” kata Gracia.

“Iya mi, bentar lagi.” teriak mereka hampir bersamaan.

“Aduuuh!!! Cepetan donk, udah jam berapa ini?” tanya Gracia yang mulai gelisah.

“Iya mi, bentar lagi nih.” jawab Natalia.
Lalu mereka keluar dari kamar mereka. Nama mereka Natalita dan Natalia. Gracia lebih sering memanggil mereka dengan panggilan Lita dan Lia saja.
“Nah, gimana mi? Kita udah gak mirip kan?” tanya Lita.
Gracia yang saat itu tengah meneguk teh hangat, bahkan sampai memuncratkannya ketika melihat dandanan Lita. Lita malah menggunakan baju serba hitam dengan make up seram yang terlihat seram.
“Aduh… Kamu ini apa-apaan sih Lita? Kita ini mau ke gereja, bukannya nonton konser band metal.” kata Gracia.

”Habisnya, aku gak mau kalau di bilang mirip sama Lia.” kata Lita.

“Dasar aneh lu, ke gereja kok pake baju kek gitu. Dan satu lagi, yang ada gue tahu yang ogah dibilang mirip ama elu.” kata Lia.

“Eh… eh… Lia gak boleh ngomong gitu sama kakaknya, ayo minta maaf.” kata Gracia.

“Tapi mah…” renggek Lia.

“Cepet minta maaf!” kata Gracia lagi.

“Hehehe…” Lita tertawa.

“Iya, iya.” kata Lia.
Dengan terpaksa Lia memeluk  kakaknya, dapat Gracia dengar percakapan mereka saat berpelukan walaupun samar.

Lia berbisik, 
“Gue bales lu nanti!” kata Lia

“Coba saja kalau bisa.” kata Lita.
Gracia yang mendengarnya mencoba menghentikan percakapan mereka.
“Ehem… ehem…”

“Oh, kakaku yang cantik. I love u?” kata Lia.

“I love u too.” jawab Lita.

“Rasanya gue mau muntah bilang yang barusan.” bisik Lia

“Sama.” tambah Lita.
Lalu mereka menuju ke meja makan untuk sarapan.
“Kalian duluan ya, mami mau panggil papi dulu.”

“Iya mi.” jawab mereka.
Ketika Gracia hampir sampai di ujung tangga, tiba-tiba kepalanya terasa sakit. Pandangannya kabur, ia jatuh dari tangga yang cukup tinggi.

Saat bangun, Gracia melihat seorang pria tampan tersenyum kepadanya dan dua anak perempuan yang wajahnya sama yang juga tersenyum kepadanya.
“Kalian siapa?” tanya Gracia.
Mereka terlihat kaget, rauk muka mereka seketika berubah, dan senyuman diwajah mereka kini hilang dan berganti ekpresi wajah yang datar.

Melihat Gracia yang telah tersadar, Samuel pun memanggil dokter.
“Saya dimana? kalian siapa?” tanya Gracia.

“Ini aku mah Lita, dan ini Lia.”

“Ini papi mi, mami kenapa mi?” tanya Samuel.

“Saya tidak kenal kalian!” kata Gracia.
Ekpresi mereka berubah lagi menjadi sedih, Samuel menggenggam erat tangan Gracia. Dan dua anak perempuan kembar itu saling terisak dan mulai meneteskan air mata.

Iklan

Penulis:

Simple&Friendly

4 tanggapan untuk “Merry Christmas and I Love You Part 1

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s