Diposkan pada Puisi

Sesal Dan Tiap-tiap Kenang yang Lerai


tak akan sekalipun
aku buka
misal seluruh kekata hanya diam
padahal tiap-tiap aksara
kini berbayar

usah datang rumah
aku lagi! kau-aku
baik tanpa sua
hanya ketika hari yang fitrah
atau kepulangan sepersatu kita

aku percaya
bagaimana hidup bagaimana
sekitar melekat
denganmu, aku
selapis pekat butakan

rentang, rentangkan!
dalam gelimang
masa-masa hala lembaran merah
di dadamu itu
tumbuh penyesalan yang muskil

2020

Penulis:

Lahir dan tinggal di Temanggung, Jawa Tengah. Buku puisi pertama saya, "Lelaki yang Bernyanyi Ketika Pesawat Melintas" - Tidar Media 2020. Menyukai anime dan idol selain game online, menyanyi, menggambar anime dan tidur siang.

2 tanggapan untuk “Sesal Dan Tiap-tiap Kenang yang Lerai

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s