Diposkan pada Puisi

Kemarin Sore


mentari terbit malam-malam

malam itu, dari luar Temanggung

santer terdengar kabar

mendabik hati

yang mengepul diksi

dari tiap jalan

(itu cerita kami, mengapa

cerita kau tulis serupa cerita kami?)
seorang penjiplak panen hujat

seluruh kota menanggung

dan nasib kami

pemuisi kamarin sore

akankah pena menyertai

di dapur-dapur menuju perhidangan barangkali

(ia pemuisi pemula

lahir menetap di kota kecil itu, usah terbitkan!)
2020

Penulis:

Lahir dan tinggal di Temanggung, Jawa Tengah. Buku puisi pertama saya, "Lelaki yang Bernyanyi Ketika Pesawat Melintas" - Tidar Media 2020. Menyukai anime dan idol selain game online, menyanyi, menggambar anime dan tidur siang.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s