Diposkan pada Puisi

Waktu-waktu yang Kurindukan


kukirimkan kepadamu selangit senja
kau terbangkan awang
menjadi engkau, aku betapa
tak terhitung
—tak merasa

dahulu, tanpa gawai
salarik kekata kau dengar
kesungguhan
bisikkan aku
dekap rikala muara air mata luap

seberapa banyak masa terlewat
tak satu jua berharga

2020

Penulis:

Lahir dan tinggal di Temanggung, Jawa Tengah. Buku puisi pertama saya, "Lelaki yang Bernyanyi Ketika Pesawat Melintas" - Tidar Media 2020. Menyukai anime dan idol selain game online, menyanyi, menggambar anime dan tidur siang.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s