Diposkan pada Puisi

KEMATIAN SEORANG WARTAWAN

inikah akhir dari
setiap pertanyaan-pertanyaanmu
oh, kawan
pintu menuju dunia baru
dingin tak tertahankan
cacing dan belatung
setia berkawan
sisakan tulang
betapa mengerikannya

tatkala senja merona
kaki ku langkahkan
sebab terlalu lama aku di pusaramu
menyayangkan rencana-rencana
adakah malailat-malaikat itu
yang menanyaimu
ataukah dirimu
menanyai mereka?

Temanggung, 17-07-2019

Penulis:

Lahir dan tinggal di Temanggung, Jawa Tengah. Buku puisi pertama saya, "Lelaki yang Bernyanyi Ketika Pesawat Melintas" - Tidar Media 2020. Menyukai anime dan idol selain game online, menyanyi, menggambar anime dan tidur siang.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s