Diposkan pada Puisi

TUA

diriku ini hanya
seonggok jasad
tak berguna
bukti hidup kesiasiaan
tatkala ruh
tuhan tiupkan
kumandang adzan
kecil mungil
langkah noktah
pandangan kan mengabur
bebunyian terlewatkan
hilang kenangan

Temanggung, 22-07-2019

Penulis:

Lahir dan tinggal di Temanggung, Jawa Tengah. Buku puisi pertama saya, "Lelaki yang Bernyanyi Ketika Pesawat Melintas" - Tidar Media 2020. Menyukai anime dan idol selain game online, menyanyi, menggambar anime dan tidur siang.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s