Diposkan pada Puisi

SEBELUM FAJAR

pohonpohon yang
tak seberapa rindang
mulai menyembunyikan
titik bintang kemintang
suara jangkrik digantikan
burungburung fajar

tirai biru terbuka
setelah rona jingga
menyalalah sewujud kehangatan
menghidupi yang hidup
dan pawana berperan
meniup bunga dan daun

tirai hitam tergulung
menantikan giliran
kembali dipertontonkan
seusai senja
terkadang berteman bulan
atau hanya segelintir awan

Temanggung, 26-07-2019

Penulis:

Lahir dan tinggal di Temanggung, Jawa Tengah. Buku puisi pertama saya, "Lelaki yang Bernyanyi Ketika Pesawat Melintas" - Tidar Media 2020. Menyukai anime dan idol selain game online, menyanyi, menggambar anime dan tidur siang.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s