Diposkan pada Curhatan

Mengolah Jamur Mudah

Penampakan jamur Wulan. Pengambilan gambarnya terlalu jauh, sehingga tidak terlihat besar.😅

Musim hujan di desa berarti musim jamur hutan tumbuh di tepi jalan, di pematang sawah, di kebun-kebun dan hampir di mana jua. Saya sangat bersyukur bahwa saya bisa menikmati makanan musiman yang satu ini.

Siang ini, ibu saya pulang dari sawah dan ia menenteng sebuah jamur besar. Jamur Wulan namanya. Terdengar asing bukan? Saya pernah menikmati jamur ini di musim sebelumnya, jadi cukup bersemangat ketika mengolahnya. Memang tidak seenak jamur Payung, tapi tetap saja enak.

Sebenarnya jika utuh, daun jamurnya nyaris seukuran piring. Hanya saja yang ibu saya dapatkan ini hanya ada setengah daun saja, sehingga tidak berbentuk sempurna. Tapi tetap saja menjadi banyak ketika di masak.

Untuk mengolahnya pun mudah. Kita hanya perlu memasaknya seperti memasak lauk pada umumnya.

Yang harus disiapkan;

-Bawang merah dan bawang putih

Masing-masing satu buah

-Cabai (sesuai selera)

Saya sih, suka pedas. Jadinya cukup banyak memasukkan cabai. Hihi.

-Garam, MSG dan gula (sesuai selera)

Saran saya gulanya sedikit saja.

-Sekitar satu gelas air panas atau (sesuai selera)

Mengapa air panas? Agar cepat mendidih

Sebelumnya jangan lupa bersihkan jamur Wulan yang setengah tubuhnya terselimuti tanah itu.

Tumis bawang sampai kecokletan. Masukan cabai, tumis kembali. Masukkan air panas. Setelah mendidih, masukkan jamur yang sudah dibersihkan berikut bumbu-bumbunya. Biarkan mendidih selama 5-10 menit—sampai jamur layu atau mengempis. Sajikan dengan nasi putih. Nyam! Nyam! Nyam!

Porsi ini saya habiskan bersama dua bocil; Metikil dan Nopal. Mereka sangat menyukainya.

Penulis:

Lahir dan tinggal di Temanggung, Jawa Tengah. Buku puisi pertama saya, "Lelaki yang Bernyanyi Ketika Pesawat Melintas" - Tidar Media 2020. Menyukai anime dan idol selain game online, menyanyi, menggambar anime dan tidur siang.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s