Diposkan pada Tak Berkategori

Season’s Of Blossom

sumber gambar : asianwiki

Ha Min, kenapa lu bunuh diri?

Gini nih kalau jadi orang yang gak pinter+gaul, nonton drama Korea subtitle Inggris aja gak paham. Lol.

Lee Ha Min diam-diam dekat sama Han So Mang, mereka sering kedapatan berdua di dalam ruang seni. Ha Min punya duplikat kunci ruang seni itu, sementara So Mang mendapatkan previlage untuk mengakses ruang itu yang bakal dia gunakan buat melukis selama masa istirahat. Suatu kali, So Mang meminta Ha Min buat jadi model lukisannya. Ha Min mau walau dia kek ogah gitu. Si So Mang seneng dong, orang selama ini dia udah ngincer Ha Min. Mereka berdua memang sedekat itu tapi hubungan mereka dirahasiakan. Di luar ruangan seni, mereka cuma teman sekelas biasa.

Ha Min anaknya pinter, dia juga ketua kelas dan tampan jadi banyak cewek yang suka. Sebenarnya dia juga mudah bergaul, tapi lebih sering sendirian atau sama So Mang. Dia selalu kelihatan sedih kalau lagi sendiri. Pernah juga So Mang mergokin dia nangis di ruang seni.

Ha Min mulai nemu passionnya sendiri. Karena sering bareng-bareng sama So Mang, dia jadi suka tuh, sama dunia lukis juga. Dia juga melukis beberapa lukisan. Suatu waktu, maknya Ha Min lagi beres-beres di kamar anak sulungnya itu. Dia nemuin beberapa lukisan di laci dan langsung memungutnya lalu menemui Ha Min. Heh, ini apaan? Kok lu ngelukis? Inget ya, gue pengen lu jadi dokter. Lu fokus belajar aja, gak usah ada lukis-lukisan kek gini. Maknya lalu merobek lukisan itu dan hati Ha Min pun berserakan.

Lee Jaemin lagi jalan berdua sama temen ceweknya, Kang Seon Hee, dan gak sadar kalau abangnya, Lee Ha Min, ada di dekatnya dan mendengarkan semua perkataan adiknya ntu. Kalau bisa gue lebih baik gak punya abang, keberadaan abang gue bikin gue pressure banget. Ha Min langsung nangis waktu itu dan Seon Hee liat. Ha Min sendiri udah tertekan sejak awal. Dan dia sudah nunjukin tanda-tanda kalau dia udah gak betah hidup. Dia ngelukis cowok lagi duduk dan cowok itu bersayap. Beneran deh, lukisan itu kaya maknanya kuat banget tapi sedih. So Mang aja sampe binggung liat lukisan gebetannya. Ha Min smsan sama So Mang tapi So Mang harus meninggalkan percakapan dalam ponsel itu ketika maknya manggil dia. Akibatnya satu pesan dari Ha Min dihapus. Itulah saat paling So Mang sesali dalam hidupnya. Ha Min dan So Mang kepergok waktu lagi pelukan, siswa itu ngadu ke guru. Akibatnya Ha Min kudu pisah sama So Mang untuk beberapa bulan. Mereka gak pernah sama-sama lagi di ruang seni. Atap sekolahan, hujan lebat malam itu. Ha Min berdiri cukup lama. Kek mikir gitu, mati sekarang apa nanti ya? Wkwk. Si Anjir, mati buat bercanda. Yang pasti meski gak diliatin, waktu itulah Ha Min bunuh diri dan So Mang menyesal semenyesal-menyesalnya. Enam tahun kemudian dia bahkan kembali ke sekolahan buat jadi guru training. Dia punya misi sendiri buat ngejaga Jaemin.

Cerita ini gak cuma nyeritain keputusasaan Ha Min ama kisah cinta rahasianya sama So Mang doang kok, ada banyak kisah lain juga di sini. Sangat recommended buat mewek.

Iklan

Penulis:

Memiliki nama asli Aris Setiyanto, lahir 12 Juni 1996. Buku puisinya, Lelaki yang Bernyanyi Ketika Pesawat Melintas(2020) dan Ketika Angin Berembus(2021). Karyanya termuat di; Koran Purworejo, Koran BMR FOX, Harian Sinar Indonesia Baru, Radar Pekalongan, Harian Bhirawa, Bangka Pos, Radar Madiun, Harian Nusa Bali, Harian Waspada dll

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s